* Jadikan ghoddul basor (menundukkan pandangan) sebagai hiasan mata anda, nescaya semakin berseri dilihat orang
* Oleskan lipstik kejujuran pada bibir anda nescaya semakin manis kata-kata anda
* Gunakan pemerah pipi anda dengan kosmetik yang diperbuat daripada rasa malu yang dijual di saloon iman
* Hiasilah kedua-dua tangan anda dengan gelang tawaduk dan jari-jemari anda dengan cincin ukhwah
* Pakailah giwang mustamik (pendengar) yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya nescaya anda akan semakin anggun
* Pakailah sabun istighfar yang menghilangkan semua dosa dan kesalahan yang anda lakukan
* Rawatlah rambut anda dengan jilbab Islami yang menghilangkan panahan pandangan leleki yang merbahaya
* Sebaik-baik kalung anda ialah kalung kesucian
* Bedakilah wajah anda dengan air wudhu nescaya muka anda akan bercahaya di akhirat



3 comments:
Menghiasi diri dengan akhlak yang baik termasuk unsur-unsur ketakwaan, dan tidak sempurna ketakwaan seseorang itu kecuali dengan akhlak yang baik.
Allah Ta’ala berfirman:“…(Surga itu) disediakan bagi orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan hartanya baik di waktu lapang maupun di waktu sempit, dan orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (Ali Imron: 133-134)
Dalam ayat yang mulia ini Allah Subhanahu wa Ta’ala menganggap bahwa bergaul dengan manusia dengan akhlak yang baik termasuk pilar-pilar ketakwaan.
Apa keutamaan akhlak yang baik itu ?
Diantara keutamaannya adalah :
Pertama : Akhlak yang baik termasuk tanda kesempurnaan iman seseorang, sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam: “Orang-orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.” (Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shohihul Jami’, No. 1241)
Kedua : Dengan akhlak yang baik, seorang hamba akan bisa mencapai derajat orang-orang yang dekat dengan Allah Ta’ala, sebagaimana penjelasan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabda beliau: ”Sesungguhnya seorang mukmin dengan akhlaknya yang baik bisa mencapai derajat orang yang berpuasa dan qiyamul lail.” (Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’, No. 1937)
Ketiga : Akhlak yang baik bisa menambah berat amal kebaikan seorang hamba di hari kiamat, sebagaimana sabda beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam : “Tidak ada sesuatu yang lebih berat ketika diletakkan di timbangan amal (di hari akhir) selain akhlak yang baik.” (Shahihul Jami’, No. 5602)
Keempat : Akhlak yang baik merupakan sebab yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga. Hal ini sebagaimana disabdakan Rasulullah ketika ditanya tentang apa yang bisa memasukkan manusia ke dalam surga. Beliau menjawab: “Bertakwa kepada Allah dan akhlak yang baik.” (Riyadhus Shalihin)Apa yang dimaksud akhlak yang baik itu ?
Salah satu cara untuk mempelajari itu semua adalah sering duduk (bergaul) dengan orang-orang yang bertakwa. Sebab seseorang itu akan terpengaruh dengan teman duduknya. Nabi bersabda: “Seseorang itu dilihat dari agama teman dekatnya. Karena itu lihatlah siapa teman dekatnya.”(HR Tirmidzi)
Kemudian wajib juga bagi setiap muslim untuk menjauhi orang yang jelek akhlaknya. Mudah-mudahan dengan begitu kita termasuk hamba-hamba Allah yang menghiasi diri kita dengan akhlak yang baik.
“Fastabiqul khoirot” mari berlomba-lomba dalam berbuat baik (beramal sholih).
same2 la kite berdoa n menjadi org2 yg solehah,,
jage diri hiasi peribadi,,:)
Andai kata..
Kau masih meragui cintaku
Buka mata.. pandang dalam mataku
Andai kata
Masih kau curiga kepadaku
Telah ku kata di hati hanya kamu
Ku nyanyikan lagu cinta
Moga kekal terpatri di hati kita
Janji kita berdua
Andai benar
Tak terasa getaran cintaku
Peluk lah aku pasti kau akan tahu
Tak akan mungkin terbuang
Satu perasaan cinta yang makin dalam..
Tak bisakah kau rasa?
Kau X-Ray lah hatiku
Kau lihatlah bibit bibit cinta suciku
Percayalah
Pasti kau akan tahu
Kau X-Ray lah hatiku
Kau lihatlah keping keping laras cintaku
Periksalah
Semua untuk kamu
Percayalah Sayang
Pasti hanya Kamu.
Andai Kata..
Masih kau curiga kepadaku.
Kita nyanyi lagu cinta
Moga kekal terpatri di hati kita
Ku mahu kau percaya
Post a Comment